Operational Teaching Intelligence

Naikkan kualitas pembelajaran sekolah tanpa menambah beban guru.

iGuru membantu tim sekolah merancang pembelajaran, asesmen, dan pelaporan secara terstruktur. Mulai dari pilot terukur, lalu skala bertahap sesuai kapasitas institusi.

12

Sekolah Pilot (contoh)

450+

Guru Aktif/Bulan (contoh)

3.200+

Draft RPP Dibuat (contoh)

Catatan: seluruh metrik bertanda "contoh" adalah data simulasi demo sebelum publikasi data implementasi resmi.

Product Walkthrough

Lihat iGuru Bekerja dalam Demo Singkat

Satu video ringkas dan slide terkurasi untuk menilai kecocokan iGuru dengan kebutuhan operasional sekolah Anda.

Product Demo On-demand Durasi 04:12

Video contoh ini menunjukkan struktur walkthrough produk. Ganti ke video resmi iGuru saat go-live.

Perangkat ajar lebih cepat

Guru menyiapkan draft RPP/modul/LKPD dalam menit, lalu review kolaboratif.

Asesmen lebih presisi

Bank soal, rubrik, dan analisis hasil membantu keputusan tindak lanjut belajar.

Pelaporan lebih komunikatif

Ringkasan progres siswa lebih mudah dipahami wali kelas dan orang tua.

Capability Deck

Capability Stories

Contoh skenario penggunaan lintas peran untuk melihat dampak implementasi.

Role-Based Experience

Jalur Nilai Berbeda untuk Tiap Persona Kunci

Setiap peran membutuhkan output, indikator, dan keputusan yang berbeda. iGuru merancang alur kerja sesuai konteks pengguna.

01

Sekolah

Tantangan: Kebijakan akademik, supervisi, dan pelaporan mutu tersebar di banyak dokumen.

Nilai iGuru: Standarisasi proses belajar-mengajar dengan dashboard mutu dan jejak audit yang konsisten.

Rancang pilot sekolah

02

Guru

Tantangan: Waktu habis untuk menyiapkan perangkat ajar dan asesmen berulang.

Nilai iGuru: Percepat penyusunan RPP/modul/LKPD, bank soal, dan rubrik tanpa mengorbankan kualitas pedagogik.

Lihat toolkit guru

03

Siswa

Tantangan: Umpan balik belajar sering terlambat dan tidak spesifik.

Nilai iGuru: Proses belajar lebih terarah lewat asesmen formatif dan tindak lanjut yang lebih cepat.

Lihat alur belajar

04

Orang Tua

Tantangan: Perkembangan belajar anak sulit dipahami dari laporan yang terlalu administratif.

Nilai iGuru: Laporan progres yang lebih jelas, kontekstual, dan mudah dipakai untuk komunikasi rumah-sekolah.

Pelajari pelaporan orang tua

05

Peneliti

Tantangan: Desain instrumen hingga konsolidasi data riset memakan banyak waktu operasional.

Nilai iGuru: Mode riset untuk penyusunan instrumen, kuesioner, dan ekspor data siap analisis.

Eksplor mode riset

Core Capabilities

Toolkit Inti untuk Eksekusi Pembelajaran Berkualitas

Dirancang agar sekolah bisa bergerak cepat tanpa mengorbankan kualitas pedagogik dan akuntabilitas.

Fitur Strategis 1

RPP, modul ajar, materi, dan LKPD siap revisi cepat oleh guru.

Fitur Strategis 2

Bank soal adaptif, rubrik penilaian, dan analisis hasil belajar otomatis.

Fitur Strategis 3

Perencanaan asesmen formatif dan sumatif berbasis tujuan pembelajaran.

Fitur Strategis 4

Dukungan BK untuk catatan kasus, intervensi, dan komunikasi lintas pihak.

Fitur Strategis 5

Pelaporan progres siswa untuk orang tua dengan bahasa yang lebih informatif.

Fitur Strategis 6

Mode riset pendidikan: instrumen, kuesioner, dan ekspor data siap olah.

Fitur Strategis 7

RAG AI client untuk jawaban ter-grounded dari dokumen kurikulum/sekolah.

Fitur Strategis 8

Keamanan dasar: role-based access, audit trail, dan kontrol admin.

Fitur Strategis 9

Template implementasi lintas mapel dan lintas jenjang untuk adopsi cepat.

Fitur Strategis 10

Seluruh konten, SEO, dan layout dapat dikelola penuh dari database.

Execution Blueprint

Alur Implementasi 5 Tahap yang Fokus pada Dampak

Alur sederhana yang membuat adopsi teknologi tetap kontekstual bagi sekolah dan tim pengajar.

  1. Tahap 1

    Kumpulkan konteks: profil kelas, target capaian, kurikulum, dan kebijakan sekolah.

  2. Tahap 2

    Generate draft rencana ajar, aktivitas, dan asesmen sesuai konteks tersebut.

  3. Tahap 3

    Review kolaboratif oleh guru dan pimpinan akademik sebelum dipublikasikan.

  4. Tahap 4

    Jalankan pembelajaran, dokumentasikan evidence, dan komunikasikan progres.

  5. Tahap 5

    Evaluasi hasil untuk memutuskan tindak lanjut dan iterasi berikutnya.

Voice of Users

Suara Pengguna (contoh untuk demo)

Narasi berikut adalah contoh untuk menggambarkan jenis dampak yang biasanya dicari saat fase pilot.

Flexible Procurement

Mulai dari Pilot, Lalu Skala Bertahap

Pilih level adopsi sesuai kesiapan tim: eksplorasi mandiri, pilot sekolah, atau implementasi institusi.

Free

Gratis (eksplorasi mandiri)

  • Akses fitur inti untuk uji coba awal
  • Template dasar perangkat ajar
  • Cocok untuk evaluasi kebutuhan tim kecil
Mulai Eksplorasi

Enterprise

Hubungi kami

  • Governance institusi dan kontrol akses lanjutan
  • SLA prioritas dan dukungan implementasi skala besar
  • Pendampingan strategi adopsi lintas unit
Jadwalkan Konsultasi

Clarity First

Keberatan Umum Sebelum Memulai

Jawaban ringkas untuk pertanyaan yang sering muncul saat evaluasi pembelian dan implementasi.

Untuk pilot, umumnya 1-2 minggu untuk setup awal, pelatihan inti, dan uji alur kerja sebelum penggunaan rutin.

Tidak. iGuru dapat dikonfigurasi untuk SD, SMP, SMA, maupun SMK sesuai kurikulum dan kebijakan sekolah.

iGuru menerapkan role-based access, audit log, dan kontrol admin. Data sensitif diproses dengan prinsip minimisasi akses.

Ya. iGuru dirancang untuk mempercepat kerja guru, bukan menggantikan kontrol profesional guru. Semua output dapat direview dan direvisi.

Pilot disusun dengan target jelas, misalnya efisiensi waktu persiapan, kualitas perangkat ajar, dan ketepatan tindak lanjut asesmen.

Tersedia. Tim iGuru menyediakan sesi onboarding, panduan implementasi, dan pendampingan awal sesuai kebutuhan institusi.

Bisa. iGuru mendukung format laporan yang lebih ringkas, kontekstual, dan komunikatif untuk kolaborasi rumah-sekolah.

Mode riset menyediakan dukungan instrumen, kuesioner, dan ekspor data agar proses penelitian lebih efisien.

Research Enablement

Mode Riset untuk Peneliti Pendidikan

Bangun penelitian pendidikan dengan data pipeline yang rapi sejak awal instrumen hingga laporan.

Template kerangka penelitian tindakan kelas dan studi evaluatif.

Penyusunan instrumen dan kuesioner yang lebih sistematis dan terdokumentasi.

Ekspor data siap analisis untuk mempercepat proses olah temuan.